Curug Kiara

Welcome back to my blog kembali lagi bersama saya haiper22, kali ini saya akan membahas tentang sebuah objek wisata alam yang berada di Bogor, tempat ini mungkin pernah kalian dengar. Tempat ini berupa objek wisata berupa air terjun (Curug) di Pamijahan, di tempat ini juga masih terdapat banyak curug yang berada di sekitaran Curug Kiara.

Bagi kalian yang suka dengan ketenagan tempat ini sangat cocok untuk kalian kunjungi, untuk menghilangkan beban pikiran akibat rutinitas yang padat. Tanpa basa-basi lagi mari kita bahas tentang segala hal yang ada di Curug Kiara.

Hasil gambar untuk curug kiara

Kali ini saya akan kembali berbagi pengalaman saya ketika mengeksplorasi tempat-tempat wisata yang berada di Bogor, pada setiap akhir pekan, saya selalu menyempatkan waktu untuk sekedar berlibur untuk menghilangkan rasa bosana saya. Saya iseng untuk pergi ke daerah Pamijahan, Bogor. Yang katanya terdapat sebuah tempat wisata air yang spotnya bagus dan keasriannya masih sangat terjaga.

Ada hal yang menarik ketika kalian ingin mencapai curug ini yaitu ketika anda sampai kalian akan melalui sebuah anak tangga yang lumayan licin dan curam, saya sarankan untuk berhati-hati karena pada saat berlibur saya pernah hampir tergelincir untung saja saya berpegangan pada pembatas tangga.

Hasil gambar untuk curug kiara

Curug ini tidak semahal kalau mau ke curug populer. Biaya yang harus dikeluarkan adalah biaya retribusi masuk kawasan Rp10.000, biaya parkir Rp5.000, dan biaya tiket masuk curug Rp20.000. Upss, tapi Rp20.000 itu sudah termasuk biaya masuk 4 curug lho. Satu jalur terdiri dari 4 curug yaitu Curug Kiara, Curug Batu Ampar, Curug Susun, dan di ujung ada Curug Bidadari.

Di sekitar situ ada banyak curug lain. Misal di jalur yang berdekatan, ada Curug Walet dan Curug Ciparay. Namun, untuk masuk ke masing-masing curug tersebut harus bayar lagi Rp10.000.

Dari tempat parkir, kita harus berjalan kaki kurang lebih 1 km untuk sampai ke curug Kiara. Medannya langsung menanjak. kita mulai mendaki jalanan bebatuan yang menanjak. Pemandangan alam di sekitarnya sungguh indah. Sawah hijau menghampar dan pohon-pohon pinus tinggi menjulang. Sampai kemudian kita menemukan sisi dari irigasi yang sudah dibeton.

Kita tinggal berjalan menyusuri jalanan irigasi itu. Hati-hati licin karena saat melewati agak licin. Setelah beberapa jauh, kita akan melihat warung. Nah, warung pertama ini adalah pintu masuk Curug Walet. Kita masih jalan lagi sampai menemukan warung kedua. Kalau sudah ketemu, kita berbelok ke arah itu dan menyusuri jalan yang menurun. Dari warung kedua, jalan kaki paling hanya 5 menit.

Hasil gambar untuk curug kiara

Sampai kita melihat sebuah jembatan bambu. Dari situ kita bisa melihat air terjun/curug Kiara yang aliran airnya lumayan deras.

Menurut saya, tempat ini sangat cocok bagi kalian pecinta adrenalin selain jalurnya yang cukup ekstrim tapi kalian juga harus berhati-hati dengan arus air terjunny yang cukup deras. Saya sarankan jangan pergi ke sini saat musin penhujan, karena di musim penghujan air yang berada di tempat ini sangat deras.

Bagaimana? Sudah jelas kan dengan berbagai informasi tentang Curug Kiara? Untuk kenyamanan anda saya sarankan persiapkan keperluan anda ketika berwisata ke tempat ini, baik kendaraan ataupun perbekalan.

Yuk pantau terus blog saya https://haiperadventure.business.blog

Tinggalkan komentar